
KEPRINEWS – Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, pada tahun 2024, mengadakan belanja alat/bahan souvenir gantungan kunci, seharga Rp341.910.000.
Saat keprinews.co melakukan konfirmasi, pada tanggal 4 Februari lalu, ke kepala OPD yang bersangkutan, ia mengakui pembelajaan gantungan kunci itu benar direalisasikan.
“Itu memang benar, tapi gantungan kuncinya kami sudah bagikan ke masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang pegawai di OPD itu, (namanya dirahasiakan), menuturkan, bahwa selama tahun 2024 tidak ada pembelian gantungan kunci.
“Yang saya tahu hanya membuat Surat Pertanggungjawaban (SPj) diduga fiktif yang ada. Tapi kalau dibilang ada pembelian beneran dan sudah dibagikan ke masyarakat, coba tanya masyarkat mana yang mendapatkan gantungan kunci. Kalau pun seandainya ada, itu dibeli secara pribadi yang dibagikan,” ungkapnya.
Aktivis mahasiswa Tanjungpinang, Josua, menanggapi hal ini, menambahkan, saat itu Pemko lagi bermasalah anggaran.
“Bagaimana anggaran ini bisa loloskan, sementara Pemko Tanjungpinang lagi dalam kesulitan besar masalah keuangan. Kami minta aparat hukum untuk menelusurinya,” pungkasnya. (tim)