
KEPRINEWS – Puluhan masyarakat yang akan mudik dari Tanjungpinang menuju Tanjung Batu-Tembilahan merasa kecewa dengan agen tiket yang berada di dalam Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Sabtu (6/4/2024).
Pasalnya berhari-hari para pemudik memburu tiket, namun tidak pernah ada dengan alasan yang merugikan masyarakat.
Seperti dikatakan Finna yang akan mudik ke Tanjung Batu. Diceritakannya, dari hari selasa dirinya mencari tiket tapi dari agen tiket selalu membuat alasan yang merugikannya.
“Dari hari Selasa saya dan beberapa teman saya rencananya mau ambil tiket untuk hari Rabu Kamis atau Jumat. Tapi dibilang sama bapak penjual tiket itu sudah habis. Namun setiap hari kami bergatian mencari tiket. Pada hari Jumat, kami disuruh datang Sabtu subuh jam 4.00 WIB, dan ternyata bukan hanya kami saja, tapi puluhan warga yang mendapatkan arahan seirama,” ungkapnya.
Kecewanya, dari subuh jam 3.30 WIB sudah menuju ke pelabuhan, termasuk para masyarakat mudik yang lain. Dari Jam 4.00 menunggu agen tiket, tidak kunjung datang, sampai jam 6.40 WIB terpaksa kami pulang, dan sebagian besar bertolak ke Batam
“Kami kena prank terus sama agen tiket ini. Karena tujuan Tanjung Batu-Tembilahan itu satu ferry keberangkatan dan di pelabuhan SBP hanya ada satu agen penjual tiket. Ironisnya, setiap hari kami duduk sabar di loket penjualan, tidak ada tiket yang dijual. Jadi mereka buka agen tiket di situ, kapan jualnya. Setiap ditanya habis, pada hal tidak ada kami lihat ada transaksi jual beli tiket. Kapan agen ini menjual,” ucapnya.
Senada dengan itu, dialami Falen tujuan Tembilahan, dikarenakan merasa terus dibohongi dan kena prank agen tiket tersebut, jadi falen dan rombongannya langsung bertolak ke Batam. Mau melapor ke pos pengaduan, namun pos tersebut belum buka, katanya buka pukul 8.00 WIB.
“Seharusnya agen tiket beri informasi yang sehat dan benar, bukan mempermaikan kami atau memberikan janji, informasi yang merugikan. Disuruh datang tapi hanya sebatas dikerjain saja. Saya berharap pemerintah, instansi terkait menindak tegas agen tiket pelayaran menuju ke Tanjung Batu-Tembilahan. Sebelumnya ada yang menawarkan kami, sepertinya calo tiket, namun harganya sangat mahal, kami tak sanggup,” ungkapnya.
Saat keprinews.co melakukan konfirmasi dari belasan masyarakat mudik dengan tujuan dan kapal yang, dengan ungkapan kekecewaan yang bermacam-macam, memintah perintah dan pengelola pelabuhan SBP agar ke depan dapat mengantisipasi tidak terjadi lagi kejadian seperti mudik lebaran kali ini.
Ketika dikonfirmasi langsung ke agen penjual tiket di pelabuhan SBP, Sabtu (6/4), mengatakan bahwa yang dikatakan ke pemudik itu hanya sebatas solusi.
Sebelumnya, wartawan melakukan konfirmasi ke Pelindo Regional 1 Cabang Tanjungpinang melalui Staff Public Relation Communication, Ril, Jumat (5/4), ia mengarahkan untuk konfirmasi langsung ke agen penjual tiketnya.
“Bisa koordinasi langsung dengan agen tiket-nya ya,” ucap Ril, dengan memberi nomor handphone agen tiket bernama Budi Bintang Rizki.
Melalui nomor HP tersebut, dilakukan konfirmasi via whatsapp tidak menjawab. Ditelepon namun tidak dijawab, sampai berita ini diterbitkan. (red)