
KEPRINEWS – Terkait dugaan penyelewengan proyek pembangunan infrastruktur jalan Caostal Area, Karimun, melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPP) Kepri, Tahun Anggaran 2022, senilai Rp14.694.276.000, dikerjakan CV Bujon Jaya, sudah dilaporkan via online ke Komisi Pemberatasan Korupsi.
Hal ini dikatakan oleh Ketua Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah (LPKP) Hmd Hasin, kepada keprinews.co, Rabu (20/11), di salah satu kedai Kopi Bincen Tanjungpinang.
Hasin beserta sejumlah LSM, menuturkan, rencananya minggu depan pihaknya juga akan melaporkan secara resmi ke KPK dan Kejagung sejumlah proyek strategis yang diduga terjadi kecurangan.

“Kami saat ini baru melakukan laporan via online ke KPK. Minggu depan baru kita akan masukin laporan tertulis. Kami juga akan membuat laporan resmi ke Kejati Kepri secepatnya. Karena dari tahun ke tahun dugaan kecurangan penyelewengan proyek dan anggaran di DPUPP tindak tersentuh hukum, terkesan kebal hukum,” tuturnya.
Tujuan laporan LPKP untuk terjadi perbaikan kinerja ke depan yang lebih baik. Kalau ada efek jera, akan memicu restorasi kinerja, yang diuntungkan adalah daerah.
“Pinsip kami, tidak ada yang kebal dengan kesalahan. Sehebat apapun kita yang berdiam dalam tindakan KKN, pasti meninggalkan jejak. Ya kami berharap nanti pihak penegak hukum di Kepri agar bekerja maksimal dan mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo, yang salah satunya untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ucap Hasim.
Tambah Hasim, nanti ada sejumlah proyek yang bakal kami laporakan selain proyek jalan ini, yaitu proyek pembangunan rehabilitasi gedung BP3KR, dan sejumlah proyek lainnya yang tidak disebutkannya.
Di tempat yang sama, Vero, tergabung dalam aliansi pegiat anti korupsi, ikut mendukung rencana pelaporan sejumlah proyek benilai miliaran rupiah di DPUPP Kepri, agar terjadi perubahan kinerja ke depan.
“Dari tahun ke tahun sudah penuh telinga ini mendengar isu negatif di DPUPP. Bahkan ada teman kontraktor saya mengeluh, setiap mengikuti lelang proyek sulit untuk menang, kecuali sudah melakukan lobi-lobi awal. Hal ini lah yang tak sehat dan telah membudaya yang harus diberantas,” pungkasnya. (tim)