
KEPRINEWS – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanjungpinang memastikan bahwa kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang dijual di daerah setempat tetap terjaga ditengah isu oplos yang beredar.
Seperti yang disampaikan Pengawas SPBU Batu 8, Aziz, bahwa pihak SPBU secara rutin melakukan pengecekan density dan suhu pada BBM yang dipasok dari Tanjung Uban, Bintan.
“Kita melakukan pengecekan density dan suhu pada minyak yang diterima dari Tanjung Uban. Jika tidak memenuhi standar, kita tidak akan menerima bahan bakar tersebut,” kata Aziz, Jumat (28/2/2025).
Sejauh ini, pihak SPBU juga belum menemukan adanya dugaan oplos Pertamax di Tanjungpinang, hal ini menandakan distribusi Pertamax di daerah setempat masih bersih dan terjaga dengan baik.
“Kita pastikan BBM Pertamax di Tanjungpinang semuanya bersih tanpa adanya oplos. Jika kita menemukan adanya BBM yang tidak sesuai, tentu kita tidak akan menerimanya,” tuturnya.
Kendati demikian, lanjut Aziz, SPBU Batu 8 Tanjungpinang sejak beberapa hari terakhir mengalami penurunan penjualan Pertamax pasca isu oplos yang beredar. Penurunan penjualan mencapai 100 liter hingga 200 liter per hari.
“Penjualan Pertamax di SPBU Batu 8 Tanjungpinang sekitar 1,5 ton hingga 1,8 ton per hari, belakangan ini penjualan sedikit menurun,” ujarnya.
Pasokan BBM Pertamax yang masuk ke SPBU Batu 8 Tanjungpinang sebanyak 18 ton setiap Minggu. Ketersediaan Pertamax juga mencukupi dengan suntikan distribusi yang lancar.
Senada, pengawas SPBU batu 7, Yogi menuturkan, bahwa penjualan Pertamax di daerah setempat masih tergolong stabil, meskipun di tengah isu oplos Pertamax yang beredar belakangan ini.
Menurut Yogi, isu oplos Pertamax tidak terlalu berdampak di Tanjungpinang, lantaran setiap SPBU rutin melakukan pengecekan terhadap setiap pasokan BBM yang masuk, guna menjaga kualitas terbaiknya.
“Tentu kalau tidak sesuai standar pengecekan, kita tidak akan terima dan dikembalikan,” pungkasnya.
Berdasarkan data penjualan di SPBU Batu 7, setiap hari Pertamax terjual sekitar 1,2 ton dan berjalan stabil. Sementara untuk pasokan BBM Pertamax yang diterima sekitar 8 ton per Minggu. (un)