
KEPRINEWS – Sebagai bentuk kepedulian, kecintaan untuk kesejahteraan para penggerak keagamaan, Paslon Wako dan Wawako Tanjungpinang, nomor urut I, Rahma-Rizha mengatakan, memiliki banyak program untuk masyarakat yang sudah mengabdi kepada masyarakat dan rumah ibadah.
Diungkapkan Rahma sebagai komitmennya, selain terus mendistribusikan bantuan peralatan UMKM, akan menaikan insentif para imam masjid, guru ngaji, marbut dan fardu kifayah, apabila masyarakat masih menginginkan dirinya menjadi wali kota.
Dijelaskannya, akan menjadi prioritas insentif imam masjid, guru ngaji, marbut dan fardu kifayah saat ini menerima Rp1 juta dalam setahun lewat Pemko Tanjungpinang.
“Insentif akan menjadi Rp2 juta dalam setahun, Teknis pembayarannya 3 bulan sekali terima Rp500 ribu,” tutur Rahma, Jumat (22/11/2024), kepada wartawan.
Menurutnya, kenaikan insentif perlu dilakukan, mengingat pengabdian imam masjid, guru ngaji, marbut yang melakukan pekerjaan mulia.
“Kita lihat saja di setiap masjid pasti ada imam, marbut dan guru ngaji, mereka adalah orang-orang yang penting diperhatikan kesejahteraannya,” ucapnya.
Rahma sebut, untuk menaikkan pembayarannya insentif itu sudah dipikirkan secara matang dan sudah mengetahui teknis penganggarannya untuk honorarium ini.
“Kenaikan insentif ini pasti dan pertama kali dilakukannya. Hal ini Insya Allah akan saya tunaikan. Dulu saya menaikan insentif RT/RW, TPP ASN, apalagi insentif untuk para penggerak keagamaan yang sudah selayaknya dinaikan,” pungkasnya. (jer)