
KEPRINEWS – Cuaca buruk belakangan ini yang melanda Kota Tanjungpinang mengakibatkan fasilitas umum di traffic Light Kota Piring ambruk, Kamis (21/11/2024) siang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjungpinang, Muhammad Yamin mengatakan, bahwa pihaknya menerima laporan penggerusan tanah drainase tersebut sekitar pukul 11.42 WIB.
Setelah menerima laporan, pihaknya langsung menuju ke lokasi sebagai upaya tanggap cegah adanya korban dan kemacetan lalu lintas.
Saat pelaporan itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tanjungpinang kala itu sedang melakukan pemantauan air laut pasang tinggi di sekitaran Rawasari Km 5 bawah, dan langsung bergerak ke lokasi.
“Saat sampai di lokasi telah terjadi penggerusan tanah di drainase tersebut yang mengakibatkan beberapa fasilitas instalasi jaringan terputus,” kata Yamin.
Sebagai langkah tindak lanjut, kata Yamin, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perkim yang. Menaungi fasilitas tersebut.
Menurutnya, untuk status jalan tersebut merupakan milik Pemerintah Provinsi Kepri, namun pihaknya telah melakukan penanganan cepat mengamankan lokasi penggerusan tanah.
“BPBD Kota Tanjungpinang bersama Dishub telah memberi garis pembatas agar tidak di dekati oleh pengguna pinggiran jalan yang dekat dengan drainase tersebut,” pungkasnya. (un)