
KEPRINEWS – Debat publik kedua yang digelar KPU Tanjungpinang, mengusung tema “Pembangunan Tanjungpinang yang Holistik” dan sub tema “penguatan pelayanan publik berbasis budaya Melayu serta menciptakan Tanjungpinang yang sejahtera dan berdaya saing melalui kewirausahaan”, berlangsung semarak, aman dan terkendali.
Usai debat kedua calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang di Hotel CK Tanjungpinang, Senin (18/11), Paslon nomor I, Rahma-Rizha melakukan konferensi pers.
Sejumlah visi misi dan berbagai program perubahan paparkannya, salah satunya soal kesejahteraan RT/RW. Untuk RT dan RW, menjadi perhatian khusus Rahma Rizha dalam peningkatan kualitas kehidupan mereka.
Disebut Rahma, jumlah RT dan RW seluruhnya di Kota Tanjungpinang sebanyak 700 orang. Bagaimana nanti upaya menyejahterakan RT/RW, salah satunya, menaikan insentifnya menjadi Rp1 juta per bulan.
Lanjut Rahma, jasa dan pengorbanan RT/RW kepada warga lingkungan sungguh tidak terkira nilainya. Keberadaannya dan eksistensinya sungguh vital. Perannya mulai dari berbagai bentuk data kependudukan dan perizinan, pintu masuk pertama adalah RT/RW.
“Bila terpilih, kami Rahma-Rizha akan memperbaiki, mengupdate dan memperkuat hubungan kepala daerah bersama forum RT/RW, memaksimalkan pergerakan warga lingkungannya agar terlibat aktif dalam berbagai program ke-RT-an/ke-RW-an, dan secara bersama-sama melakukan perubahan yang lebih hebat, berhaluan maju mengisi program-program pembangunan yang ada,” pungkasnya. (jer)