
KEPRINEWS – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem di wilayah Kepri.
Analisis kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya indikasi potensi kejadian hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari kedepan.
Ketua Tim Analisi dan Prakiraan BMKG Hang Nadim Batam, Nizam Mawardi menjelaskan, bahwa potensi terjadinya hujan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) serta adanya Bibit Siklon Tropis 918 di wilayah Selatan Sumatera.
“Hal ini menyebabkan terbentuknya pola belokan angin (Shearline) di wilayah Kepri, sehingga mengakibatkan perlambatan massa udara atau Konvergensi dan meningkatkan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepri dan sekitarnya,” jelas Nizam, dalam surat imbauan, Selasa (18/3/2025).
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada dan siaga terutama saat terjadi hujan lebat untuk mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, sambaran petir, dan pohon tumbang.
Peringatan dini ini berlaku untuk periode tanggal 18-21 Maret 2025, dan meliputi wilayah Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kab. Bintan, Kab. Karimun, Kab. Lingga, Kab. Natuna, dan Kab. Anambas.
Masyarakat juga diminta untuk selalu mengupdate informasi dan cuaca terkini melalui website https://www.cuaca.bmkg.go.id, atau menghubungi nomor 0813 1470 7352. (un)