
KEPRINEWS – Untuk memberikan efek jera dan mencegah maraknya aksi balap liar di Kota Tanjungpinang, Polresta Tanjungpinang terus meningkatkan pengawasan dan patroli rutin di lokasi-lokasi rawan.
Polresta Tanjungpinang kini memang tengah menyasar aksi balap liar, tempat objek vital, perkumpulan miras, senjata tajam (Sajam) dan gangguan Kamtibmas lainnya yang menimbulkan keresahan masyarakat.
Kapolresta Tanjungpinang melalui Kabag Ops Kompol Amir Hamzah, menjelaskan, bahwa pihaknya secara masif melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mencegah pelanggaran Kamtibmas di wilayah hukumnya.
“Kita rutin patroli di wilayah-wilayah yang rawan, kita turunkan beberapa kesatuan mulai dari Sat Lantas, Sat Sabhara, Sat Intel, dan Sie Propam,” kata Kompol Amir, Senin (18/11/2024).
Salah satu lokasi rawan aksi balap liar yakni di daerah Dompak, lokasi ini memang sering menjadi tempat perkumpulan muda-mudi di saat malam hari.
“Kemarin saat kita melaksanakan patroli di Dompak, kami mendapati pemuda-pemudi yang sedang berkumpul disana. Kita lakukan pemeriksaan dan menegaskan untuk tidak melakukan aksi balap liar yang membahayakan orang lain,” tuturnya.
Selain balap liar, Polresta Tanjungpinang juga tengah gencar melakukan razia knalpot racing atau brong yang masih sering ditemui di jalan, terutama pada remaja dan anak sekolah.
Apalagi, kebanyakan penggunaan knalpot brong memang kerap digunakan untuk aktivitas balap liar, yang tentunya menjadi atensi dari setiap jajaran kepolisian.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Werry Wilson Marbun menyampaikan bahwa penggunaan knalpot brong ini didominasi oleh remaja.
Sebagian remaja memodifikasi motornya menjadi sedemikian rupa agar tampak lebih menonjol, meski hal tersebut harus mengundang keresahan masyarakat.
Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dan imbauan di jalan raya maupun ke sekolah-sekolah agar dapat menggunakan knalpot yang sesuai spesifikasi.
“Imbauan sudah kita lakukan berupa spanduk dan sosialisasi ke masyarakat agar menggunakan kendaraan harus sesuai berdasarkan spesifikasinya,” pungkasnya.