
KEPRINEWS – Pasar Encik Puan Perak di Kota Tanjungpinang, masih belum mencapai potensi maksimalnya. Sejak diresmikan pada 2024 silam, pasar ini masih terlihat sepi dan belum menjadi pusat ekonomi yang hidup.
Menurut beberapa pedagang, pasar ini butuh sentuhan kreatif untuk meningkatkan kunjungan pembeli.
Salah satu ide yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan acara-acara kreatif seperti festival kuliner, bazar produk lokal, dan pertunjukan seni. Dengan demikian, pasar ini dapat menjadi lebih hidup dan menarik bagi pembeli.
“Kita butuh ide-ide kreatif untuk membuat pasar ini lebih menarik, misalkan dengan menggelar festival maupun bazar,” kata Abdul, pedagang di Pasar Encik Puan Perak.
Selain itu, pemerintah kota juga dapat mempertimbangkan untuk memperbaiki infrastruktur pasar, seperti memperluas akses jalan dan memperbaiki fasilitas umum. Dengan demikian, pasar ini dapat menjadi lebih nyaman dan aman bagi pembeli.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menegaskan, akan segera mengambil Langkah konkret untuk menghidupkan pasar tersebut
“Kita harus membuat pasar ini lebih menarik dan nyaman bagi pembeli. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kunjungan pembeli dan membuat pasar ini menjadi pusat ekonomi yang hidup,” imbuh Lis.
Dalam upaya meningkatkan kunjungan pembeli, Pemko juga dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan pasar ini. Dengan demikian, pasar ini dapat menjadi lebih dikenal dan menarik bagi pembeli.
Dengan sentuhan kreatif, perbaikan infrastruktur, dan promosi yang efektif, Pasar Encik Puan Perak dapat menjadi pusat ekonomi yang hidup dan menarik bagi pembeli.
“Harus ada tindakan nyata untuk benar-benar menyelesaikan masalah di pasar ini, sebab jika dibiarkan maka bangunan ini dapat kehilangan fungsinya,” pungkas Lis. (un)