
KEPRINEWS – Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer, diprediksi bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir akan melanda pulau Bintan, Rabu (5/3/2025).
Prakiraan tersebut dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tanjungpinang, dengan prospek cuaca hingga tiga hari kedepan.
Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Muhammad Fadris menjelaskan, bahwa berdasarkan analisis skala global memang tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Pulau Bintan.
Namun, analisis regional dan lokal menunjukkan bahwa masih terdapat daerah pertemuan angin dan belokan angin di sekitar wilayah Kepri yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan-awan konvektif di sekitar wilayah kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang.
“Nilai suhu muka laut yang masih cenderung cukup hangat dan anomali negatif hingga positif di sekitar Pulau Bintan juga mengindikasikan adanya pasokan uap air yang cukup,” jelasnya.
Lanjut Fadris, sementara kelembapan udara di lapisan atmosfer yang diprediksi cenderung basah masih berpotensi berkontribusi dalam mendukung proses pembentukan awan-awan hujan.
Sehingga, indeks labilitas atmosfer di wilayah Pulau Bintan hingga tiga hari kedepan diprakirakan berada dalam kondisi labil ringan hingga sedang yang dapat memberikan dampak pada pertumbuhan awan Cumulonimbus.
“Hal ini dapat menghasilkan hujan secara tiba-tiba yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang,” imbuhnya.
Dengan begitu, masyarakat dihimbau untuk selalu memantau prakiraan cuaca dan mengambil langkah-langkah keselamatan yang diperlukan dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu. (un)