
KEPRINEWS – Ada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Karimun yang belum memiliki pimpinan definitif.
Beberapa posisi yang kosong di antaranya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPar), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Selain itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).
Saat ini jabatan Kepala OPD yang kosong tersebut dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Bupati Karimun, Iskandarsyah mengatakan, akan mengisi kekosongan itu melalui mekanisme open bidding.
“Segera dilaksanakan open bidding. Untuk pengumuman hasilnya akhir September 2025, dan akhir Oktober nanti sudah dilantik,” ujarnya.
Dikatakannya, tujuh OPD tersebut perlu dilakukan penyegaran dan penguatan pimpinannya.
Seperti yang sudah dilakukan, Kepala Dinas Kesehatan, Rachmadi digeser menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial.
“Menurutnya saya yang paling berat kedinasan itu salah satunya adalah Dinas Sosial, perlu kompetensi dan disiplin ilmu,” kata Bupati Iskandarsyah.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Iskandarsyah telah melantik pejabat tinggi Pratama (Eselon II), Administrator (Eselon III) dan Fungsional (Eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun dilantik Bupati Iskandarsyah sebanyak 39 orang.
Pelantikan berlangsung di Gedung Nilam Sari Komplek Perkantoran Bupati Karimun, Rabu (3/9/2025) siang.
Turut hadir Wabup Karimu Rocky Marciano Bawole, Sekda Djunaidy dan Pimpinan OPD.
Bupati Iskandarsyah berpesan kepada pejabat yang dilantik untuk disiplin, bekerja semaksimal mungkin dan tidak melakukan korupsi.
“Tunjukkan loyalitas dan memiliki integritas, serta mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan. Loyal kepada pimpinan sangatlah penting,” kata Bupati Iskandarayah. (Ali)



























