
KEPRINEWS – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang mengadakan kegiatan konsolidasi sekaligus memberikan arahan kepada seluruh juru parkir di wilayah Tanjungpinang, yang berlangsung di Kantor Dishub Tanjungpinang, Senin (5/5/2025).
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir perwakilan BPJS Ketenagakerjaan yang sekaligus menyerahkan rompi baru berwarna hijau terang kepada para juru parkir.
Asisten III Pemko Tanjungpinang, Augus Raja Unggul menyampaikan, bahwa keberadaan juru parkir sangat penting, terutama dalam menjaga ketertiban di area parkir kota.
“Meski terlihat sederhana, tugas juru parkir memiliki risiko yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kami di Pemko Tanjungpinang berkomitmen tidak hanya memberikan insentif, tetapi juga memastikan mereka mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Augus.
Augus juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perparkiran masih belum optimal. Ia berharap para juru parkir mampu bekerja dengan lebih baik agar dapat meningkatkan kontribusi PAD.
“Dishub sudah menyiapkan berbagai strategi, termasuk penerapan sistem aplikasi. Kini, pembayaran parkir tidak hanya dilakukan secara tunai, tapi juga tersedia opsi pembayaran online non-tunai,” jelasnya.
Ia berharap para juru parkir dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, menjaga ketertiban parkir, dan bekerja secara profesional.
“Kita harapkan para jukir dapat bekerja maksimal, memberikan layanan yang baik kepada masyarakat, dan ikut menjaga ketertiban perparkiran,” kata Augus.
Sementara itu, Kepala Dishub Tanjungpinang, Bobby Wira Satria menyampaikan, apresiasi kepada Pemko Tanjungpinang atas perhatian yang diberikan kepada juru parkir.
Bobby mengungkapkan bahwa saat ini ada 176 juru parkir di Tanjungpinang yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan premi yang dibayarkan oleh Dishub.
“Kami berterima kasih kepada Walikota Tanjungpinang atas perhatiannya, juga kepada BPJS Ketenagakerjaan atas dukungannya serta bantuan rompi baru untuk para jukir,” ucap Bobby.
Menurut Bobby, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dalam rangka pembenahan tata kelola juru parkir se-Tanjungpinang sekaligus mendorong peningkatan retribusi parkir.
“Dengan begitu, kita bisa memaksimalkan PAD dari sektor perparkiran. Kegiatan ini juga menjadi langkah perbaikan, termasuk memastikan masyarakat mendapatkan karcis parkir,” pungkasnya.(Un)




























